Loading image

Perkuat Beranda Depan Negara, FISIP Unmul dan Kepala Desa se-Nunukan Sepakati Program Pendidikan Kelas Kerjasama Prodi Ilmu Pemerintahan dan Pembangunan Sosial

Samarinda, 29 April 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman resmi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Desa se-Kabupaten Nunukan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Agreement (IA). Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh perwakilan Kepala Desa se-Kecamatan di Kabupaten Nunukan serta jajaran pimpinan dekanat FISIP Unmul, termasuk Dekan, para Wakil Dekan, beserta jajaran Ketua Program Studi terkait. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama dalam mengawal program "Desa Cerdas" sebagai langkah konkrit penguatan tata kelola wilayah perbatasan dari tingkat paling dasar.

Prosesi penandatanganan berkas kerja sama Program Desa Cerdas antara FISIP Unmul dan Pemerintah Desa dari Nunukan (Tim HUMAS FISIP/Hayrol)

Fokus utama dalam perjanjian ini adalah pengadaan kelas kerja sama dengan skema kuota khusus yang diperuntukkan bagi anak muda asal Kabupaten Nunukan untuk menempuh pendidikan pada Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Pembangunan Sosial. Melalui jalur khusus ini, para pemuda daerah diberikan akses prioritas untuk mendalami keilmuan mengenai birokrasi, hingga pemberdayaan masyarakat. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa putra-putri daerah memiliki kompetensi akademik yang mumpuni untuk kembali dan membangun daerah asal mereka dengan standar profesionalisme yang tinggi.

Foto bersama jajaran pimpinan FISIP Unmul dan perwakilan Kepala Desa Kabupaten Nunukan (Tim HUMAS FISIP/Hayrol)

Program ini mengusung tema "Program Desa Cerdas Kabupaten Nunukan: Mempercepat Akselerasi Pembangunan Sumber Daya Manusia Perbatasan sebagai Beranda Depan Negara". Dengan menjadikan pendidikan sebagai pilar utama, kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan agen perubahan yang siap menjaga kedaulatan serta memajukan kesejahteraan di wilayah beranda depan Indonesia. Investasi pada SDM muda Nunukan ini dipandang sebagai solusi jangka panjang dalam menghadapi tantangan pembangunan di daerah perbatasan yang semakin kompleks, sekaligus memastikan estafet kepemimpinan di tingkat desa diisi oleh tenaga-tenaga ahli yang lokal namun berwawasan luas.

Penulis: Shafira Az-zahra

Loading image
Loading image Loading image